Gender Dalam Bahasa Indonesia

Gender Dalam Bahasa Indonesia

Ada beberapa konsep gender dalam pembentukan kata di dalam bahasa Indonesia (standar dan non standar) meskipun sebenarnya itu serapan dari bahasa lain.

1. Yogyaswara


Istilah yogyaswara saya pinjam dari istilah dalam buku "Pepak Basa Jawa". Kata untuk maskulin berbunyi akhir a dan untuk feminin berbunyi akhir i. Contoh:

putra (maskulin) putri (feminin)

pemuda (maskulin) pemudi (feminin)

2. Akhiran -wan, dan –wati


Akhiran –wan untuk laki-laki dan –wati untuk perempuan.

contoh:

karyawan (maskulin) karyawati (feminin)

3. Akhiran -ur/-or dan –ris


Akhiran –ur/-or untuk laki-laki dan –ris untuk perempuan.

Contoh:

inspektur (maskulin) inspektris (feminin)

direktur (maskulin) direktris (feminin)

aktor (maskulin) aktris (feminin)

4. Akhiran -ita (feminin)


Akhiran –ita digunakan untuk wanita.

Contoh:

rekanita

seniorota

5. Akhiran -i (feminin)


Saya juga pernah menjumpai akhiran -i dalam surat/undangan sebagai penanda feminin yaitu pada kata: sahabat dan sahabati.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "Gender Dalam Bahasa Indonesia"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel