Gender Dalam Bahasa Indonesia

Selasa, 25 September 2018
Gender Dalam Bahasa Indonesia

Ada beberapa konsep gender dalam pembentukan kata di dalam bahasa Indonesia (standar dan non standar) meskipun sebenarnya itu serapan dari bahasa lain.

1. Yogyaswara


Istilah yogyaswara saya pinjam dari istilah dalam buku "Pepak Basa Jawa". Kata untuk maskulin berbunyi akhir a dan untuk feminin berbunyi akhir i. Contoh:

putra (maskulin) putri (feminin)

pemuda (maskulin) pemudi (feminin)

2. Akhiran -wan, dan –wati


Akhiran –wan untuk laki-laki dan –wati untuk perempuan.

contoh:

karyawan (maskulin) karyawati (feminin)

3. Akhiran -ur/-or dan –ris


Akhiran –ur/-or untuk laki-laki dan –ris untuk perempuan.

Contoh:

inspektur (maskulin) inspektris (feminin)

direktur (maskulin) direktris (feminin)

aktor (maskulin) aktris (feminin)

4. Akhiran -ita (feminin)


Akhiran –ita digunakan untuk wanita.

Contoh:

rekanita

seniorota

5. Akhiran -i (feminin)


Saya juga pernah menjumpai akhiran -i dalam surat/undangan sebagai penanda feminin yaitu pada kata: sahabat dan sahabati.

Related Posts

Tidak ada komentar:

Posting Komentar