Prospek Kerja Hukum Pidana Islam

Senin, 18 Februari 2019
Hukum Pidana Islam termasuk salah satu prodi atau jurusan yang ada di perguruan tinggi agama Islam di Indonesia. Jika kamu belajar di perguruan tinggi agama Islam seperti STAIN, IAIN atau UIN maupun perguruan tinggi Islam swasta tentunya kamu familiar dengan jurusan ini. Nah bagi kamu yang kuliah di jurusan ini maupun yang berencana akan kuliah di jurusan ini, kamu perlu tahu prospek kerja jurusan Hukum Pidana Islam.


Prospek Kerja Hukum Pidana Islam

Jurusan Hukum Pidana Islam mempunyai prospek yang bagus. Berikut adalah beberapa prospek kerja jurusan Hukum Pidana Islam:

1. Jaksa


Lulusan hukum pidana Islam bisa berpeluang menjadi seorang jaksa seperti halnya para lulusan sarjana hukum. Menurut situs hukumonline.com, salah satu syarat untuk menjadi jaksa adalah memiliki pendidikan minimal sarjana hukum, dengan demikian lulusan hukum pidana Islam yang mempunyai gelar sarjana hukum juga memiliki peluang untuk menjadi jaksa. Lalu bagaimana jika gelar yang didapat adalah Sarjana Hukum Islam atau S. H. I? Berdasarkan situs hukumonline.com Sarjana Hukum Islam bisa berpeluang menjadi advokat, tetapi untuk menjadi jaksa, mereka harus dibekali dengan ilmu hukum umum. Karena sarjana hukum sebagai syarat pendidikan minimal untuk menjadi jaksa yang dimaksud konteksnya adalah ilmu hukum umum bukan ilmu hukum Islam. Jadi kalau seorang sarjana hukum Islam di Indonesia ingin menjadi jaksa maka harus dibekali ilmu hukum umum. Lulusan Hukum Pidana Islam cocok bekerja di pengadilan agama.

2. Advokat


Sebagaimana penjelasan pada poin satu di atas, lulusan sarjana hukum Islam berpeluang menjadi advokat. Dengan demikian, peluang kerja lulusan jurusan hukum pidana Islam menjadi terbuka lebar. Lulusan hukum pidana Islam harus siap bersaing dengan lulusan lainnya termasuk lulusan hukum umum.

3. Dosen


Lulusan hukum pidana Islam juga bisa menjadi dosen untuk mengajar di jurusan tersebut tentunya setelah menempuh pendidikan s2 terlebih dahulu.

4. Peneliti


Sebenarnya penjelasan poin tiga di atas, menjadi seorang dosen berarti juga menjadi seorang peneliti karena pekerjaan meneliti termasuk salah satu tugas dosen. Akan tetapi jika lulusan Hukum Pidana Islam ingin menjadi peneliti, mereka bisa menjadi seorang peneliti saja tanpa harus menjadi dosen.

4. Tenaga PNS di Kementerian Agama


Sebagai seorang sarjana yang ahli dalam bidang hukum Islam, lulusan Hukum Pidana Islam juga bisa menjadi tenaga PNS di kementerian agama.

5. Bekerja di Organisasi Islam


Organisasi Islam yang ada di Indonesia seperti NU dan Muhammadiyah tentunya membutuhkan orang-orang yang punya keahlian khusus dalam bidang hukum pidana Islam. Dengan demikian, lulusan hukum pidana Islam bisa bekerja di organisasi. Namun untuk bekerja di organisasi tersebut sebenarnya jangan mengacu pada materi atau uang, akan tetapi anggap itu sebagai amanah. Selain itu, lulusan Hukum Pidana Islam juga bisa bekerja di MUI.

Itulah beberapa prospek kerja Hukum Pidana Islam. Sebenarnya bukan hanya itu saja, lulusan Hukum Pidana Islam bisa memiliki pekerjaan lain. Banyak sekali orang yang bekerja tidak sesuai dengan pendidikan yang pernah ia tempuh, yang penting orang itu harus ahli dengan apa yang digelutinya dan pekerjaan tersebut halal. Ilmu hukum pidana Islam haruslah ada yang mempelajari karena itu adalah bagian dari agama, meskipun tidak diterapkan di Indonesia. Harus selalu ada orang yang ahli tentang hukum pidana Islam.

Demikianlah pemaparan tentang prospek kerja Hukum Pidana Islam, kurang dan lebihnya saya mohon maaf.

Related Posts

Tidak ada komentar:

Posting Komentar