Ciri-ciri Fakta dan Opini dan Contohnya

Pengertian Fakta dan Opini

Secara sederhana fakta dapat diartikan sebagai sesuatu yang benar – benar terjadi. Kalimat yang berupa fakta adalah kalimat yang ditulis menurut kenyataan atau peristiwa yang sudah pasti kebenarannya dan bersifat objektif.

fakta opini

Sedangkan opini atau pendapat adalah sikap, pandangan atau tanggapan seseorang terhadap suatu fakta dan kebenarannya bersifat relatif sebab dipengaruhi unsur pribadi yang sifatnya subjektif. Pendapat (opini) berupa pikiran atau pandangan akan suatu hal , keadaan, atau peristiwa. Pendapat/opini bisa benar dan bisa juga salah. Maka dari itu kita dapat menyetujuinya atau menolaknya.

Ciri-ciri Fakta dan Opini dan Contohnya

Ciri-ciri fakta

Ciri-ciri fakta antara lain:
  • Peristiwanya sudah terjadi
  • Informasinya akurat
  • Bersifat objektif
  • Sudah terbukti kebenarannya
  • Bisa diterima oleh semua orang

Contoh Kalimat Fakta

Berikut adalah beberapa contoh kalimat fakta:
  • Indonesia merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945.
  • Provinsi Jawa tengah beribu kota di Semarang.
  • Negara Indonesia beriklim tropis.
  • Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia.

Ciri-ciri kalimat opini dan Contohnya

  • Peristiwanya belum terjadi
Contoh: Tina akan hadir di acara ulang tahun temannya nanti malam.
kalimat tersebut adalah kalimat opini karena peristiwanya belum terjadi yang ditandai dengan kata akan dan nanti malam.
  • Bersifat subjektif
Contoh: Belajar adalah kegiatan yang membosankan.
Kalimat tersebut adalah kalimat opini karena bersifat subjektif. Artinya membosankan menurut dia, tapi menurut orang lain belum tentu membosankan.
  • Bersifat relatif
Contoh: Dia orang yang cantik dan rupawan.
Kalimat tersebut adalah kalimat opini karena cantik itu relatif.
  • Menggunakan kata-kata emosional seperti bagus sekali, indah sekali, sangat elok
Contoh: Kamu lucu sekali.
Kalimat tersebut berupa opini karena menggunakan kata-kata emosional yaitu lucu sekali.
  • Bisa berupa ungkapan kesetujuan atau ketidaksetujuan
Contoh: Saya sepakat kalau Ujian Nasional sebaiknya ditiadakan saja.
Kalimat tersebut adalah kalimat opini karena berupa ungkapan kesetujuan yang ditandai dengan kata saya sepakat.
  • Berupa kalimat pengandaian yang ditandai dengan kata seperti: seandainya, jika, 
Contoh: Seandainya kamu jadi aku, mungkin kamu tidak akan kuat.
Kalimat tersebut adalah kalimat opini karena berupa kalimat pengandaian yang ditandai dengan kata seandainya.
  • Berupa kalimat saran yang ditandai dengan kata-kata seperti: seharusnya, sebaiknya
Contoh: Sebaiknya kita tinggal di desa saja, di sana lebih sejuk dan damai daripada di kota.
Kalimat tersebut adalah kalimat opini karena berupa kalimat saran yang ditandai dengan kata sebaiknya.
  • Berupa asumsi yang ditandai dengan kata-kata seperti: tampaknya, kelihatannya, sepertinya nya
Contoh: Sepertinya dia sedang ada masalah.
Kalimat tersebut adalah kalimat opini karena berupa asumsi atau dugaan.
  • Berupa pendapat pribadi bisa ditandai dengan kata-kata seperti: menurut saya, saya pikir, saya kira, menurut pendapat saya, saya yakin, dll.
Contoh: Menurut saya, belajar adalah kegiatan yang menyenangkan.
Kalimat tersebut adalah kalimat opini karena berupa pendapat pribadi yang ditandai dengan kata menurit saya.
  • Bisa berupa kemungkinan yang ditandai dengan kata-kata, mungkin, bisa jadi, barangkali, dll.
Contoh: Mungkin kita akan bertemu lagi.
Kalimat tersebut adalah kalimat opini karena berupa kemungkinan yang ditandai dengan kata mungkin.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "Ciri-ciri Fakta dan Opini dan Contohnya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel