Frasa Endosentris dan Frasa Eksosentris beserta Contohnya


Sudah tahukah kalian apa itu frasa? Ya,  frasa adalah gabungan dua kata atau lebih yang bersifat nonpredikatif.  Untuk lebih jelasnya, silakan baca postingan sebelumnya  yang berjudul Pengertian Frasa, Ciri-ciri, dan Contohnya. Pada postingan kali ini kita akan membahas  pembagian frasa menjadi frasa endosentris dan eksosentris.  Pembagian frasa menjadi frasa endosentris dan frasa eksosentris adalah pembagian berdasarkan urutan komponen pembentuk frasa. Lalu apa itu frasa endosentris? Dan apa itu frasa eksosentris?  Bagaimana contohnya?  Mari kita pelajari!


Frasa Endosentris

Frasa endosentris adalah  frasa yang unsur-unsurnya  memiliki distribusi yang sama  dengan keseluruhan unsur di dalam frasa tersebut. Artinya unsur yang membentuk frasa tersebut memiliki kesetaraan posisi dengan frasa tersebut di dalam kalimat. Lihat contoh berikut dan perhatikan kesetaraan posisi antara frasa dan unsur-unsur frasa itu.

Dua orang penjahat ditangkap polisi kemarin.
Dua orang O ditangkap polisi kemarin.
O penjahat ditangkap polisi kemarin.

Kalau kita perhatikan ketiga kalimat di atas, frasa dua orang penjahat bisa digantikan salah satu unsurnya yaitu unsur dua orang dan unsur penjahat. Meskipun frasa itu diganti oleh salah satu unsurnya tetapi itu masih bisa diterima secara gramatikal.

Pembagian Frasa Endosentris

Frasa endosentris dibagi menjadi dua yaitu frasa endosentris koordinatif dan frasa endosentris koordinatif. Frasa endosentris koordinatif adalah frasa yang unsur-unsurnya memiliki kedudukan yang setara serta dapat saling menggantikan Sedangkan frasa endosentris subordinatif adalah frasa yang unsur-unsurnya memiliki kedudukan yang tidak setara dan tidak dapat saling menggantikan.  frasa endosentris koordinatif dapat disisipi kata dan atau atau diantara unsur-unsurnya sedangkan frasa endosentris subordinatif tidak dapat disisipi kata dan atau atau diantara unsur unsurnya.

Contoh  frasa endosentris koordinatif :

siang malamdapat disisipi kata dan/atau menjadi: ->siang dan malam atau siang atau malam
kurang lebihdapat disisipi kata dan/atau menjadi: ->kurang dan lebih atau kurang atau lebih

Contoh frasa endosentris subordinatif: 


  • lautan luas
  • ruangan sempit
  • sangat bagus

Ketiga frasa tersebut tidak disisipi kata dan/atau.

Frasa Eksosentris

Frasa eksosentris adalah frasa yang memiliki distribusi yang berbeda dengan salah satu unsurnya. Artinya, fungsi frasa tersebut tidak bisa diganti oleh salah satu unsurnya. Perhatikan contoh berikut:
Juminten berasal dari Jawa Tengah.
Juminten berasal dari O.
Juminten berasal O Jawa Tengah.

Kalau kita perhatikan ketiga kalimat tersebut,  frasa dari Jawa Tengah tidak bisa  digantikan oleh salah satu unsurnya. artinya rasa dari Jawa Tengah tidak bisa diganti unsur dari dan tidak bisa diganti unsur Jawa Tengah.

Demikianlah pembahasan pada postingan kali ini tentang  frasa endosentris dan frasa eksosentris beserta contohnya.

Kesimpulan: Frasa endosentris adalah  frasa yang unsur-unsurnya  memiliki distribusi yang sama  dengan keseluruhan unsur di dalam frasa tersebut. Sedangkan frasa endosentris adalah Frasa eksosentris adalah frasa yang memiliki distribusi yang berbeda dengan salah satu unsurnya. Frasa endosentris dibagi menjadi dua yaitu frasa endosentris koordinatif dan frasa endosentris subordinatif.


Referensi:

  • Pusat Pembinaan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Seri Penyuluhan Kalimat, (Jakarta: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2015), hlm. 6-8
  • sumber gambar: pixabay.com

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "Frasa Endosentris dan Frasa Eksosentris beserta Contohnya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel