alasan resign mengundurkan diri
Tips Karir

Alasan Resign dari Pekerjaan yang Umum


Bekerja adalah tuntutan hidup. Anda tidak bisa selamanya bergantung pada orang tua atau orang yang selama ini mengasuh Anda. Terutama bagi laki-laki yang sudah berkeluarga, Anda mempunyai tanggungan untuk mengurus kebutuhan anak-anak dan istri Anda. Namun kondisi-kondisi tertentu bisa membuat Anda kurang nyaman dengan tempat kerja Anda dan membuat Anda ingin banting setir atau bekerja di tempat lain. Artikel ini akan menjelaskan beberapa alasan resign dari pekerjaan yang umum terjadi pada karyawan.

Berikut adalah beberapa alasan resign atau mengundurkan diri dari pekerjaan yang umum terjadi.

Kehilangan gairah

Pemikiran yang Anda yakini menjadi faktor pendorong gairah dalam diri Anda untuk bangun setiap pagi dan pergi bekerja lalu menghabiskan waktu Anda seharian di tempat kerja. Jika pekerjaan Anda tidak lagi memberi Anda perasaan seperti itu, itu bisa menjadi penyebab Anda berpikiran untuk resign.

Bekerja pada posisi yang sama tanpa peningkatan selama bertahun-tahun

Jika Anda menghabiskan 3 atau 4 tahun untuk bekerja di lembaga atau perusahaan yang sama dengan posisi yang tidak pernah berubah tanpa adanya kemajuan atau pengembangan karir, artinya Anda hanya membuang-buang waktu dan menekan diri sendiri jika terus bekerja di tempat tersebut. Padahal sekarang kita hidup di zaman yang serba cepat berubah, teknologi semakin hari semakin maju, orang semakin hari semakin sukses, dan Anda hanya diam ditempat tanpa adanya perubahan apapun.

Mungkin Anda mendapatkan gaji yang cukup dari pekerjaan Anda, tetapi menjalani pekerjaan dengan rutinitas yang sama selama bertahun-tahun dan keadaan yang stagnan tentu dapat menyebabkan rasa bosan dan mengurangi kreativitas Anda.

Ingin Menjalankan bisnis sendiri

Mungkin Anda merasa tidak bebas jika harus bekerja dengan orang lain. Dan Anda ingin menjalankan bisnis sendiri sehingga Anda bisa mengembangkan dan memajukan bisnis tersebut dengan kreativitas Anda. Atau alasan Andabekerja dari awal adalah hanya untuk mengumpulkan modal dan mencari pengalaman untuk nantinya bisa membuat usaha sendiri.

Bekerja terlalu keras

Bekerja terlalu keras dapat menyebabkan kelelahan dan menciptakan perasaan negatif. Jam kerja yang terlalu banyak, lembur yang wajib, atau yang lainnya tentu tidak baik bagi tubuh And ajika dilakukan terus menerus. Tidak masalah jika hanya sesekali dua kali pekerjaan menjadi sangat berat karena pesanan yang meningkat. Namun jika itu memang system di tempat kerja Anda dan setiap harinya seperti itu sementara fisik Anda tidak cukup kuat untuk menerimanya, itu bisa jadi alasan yang tepat untuk resign.

Gaji yang tidak sesuai dengan pekerjaan

Mungkin bos Anda meremehkan tuntutan moral untuk memberikan gaji yang layak. Anda merasa menjadi seperti budak karena meskipun Anda mendapatkan gaji tetapi itu hanya cukup untuk makan dan kebutuhan pokok lainnya agar bisa terus hidup dan bekerja di tempat tersebut.
Hubungan yang tidak baik dengan atasan

Terkadang terdapat hubungan yang kurang harmonis antara bawahan dengan atasan atau yang lainnya di tempat kerja. Misalnya manajer yang tidak mengakui pencapaian karyawan sehingga menyebabkan ketegangan hubungan antara kedua belah pihak. Ini bisa menjadi pemicu karyawan untuk resign.

Perekrutan orang yang tidak pantas dan tidak kompeten

Anda sudah berusaha bekerja semaksimal mungkin dan sebaik mungkin. Namun hal sebaliknya terjadi pada ada karyawan-karyawan yang lain. Ini bisa memicu Anda untuk mengundurkan diri.

Tidak bisa mengatur pekerjaan dan kehidupan pribadi secara bersamaan

Ini sering terjadi pada karyawan perempuan yang sudah berkeluarga. Selain bekerja, perempuan harus mengurus urusan rumah tangganya, suami, serta anak-anaknya. Ini bisa memicu perempuan tersebut pensiun dini dan memutuskan untuk menjadi ibu rumah tangga.

Bos Anda hanya mementingkan diri sendiri

Bos Anda hanya bekerja untuk diri mereka sendiri dan membangun bisnis mereka sendiri tanpa memperdulikan kesejahteraan karyawannya. Misalnya meskipun bisnis mereka berkembang pesat, tetapi karyawan tidak mendapatkan kenaikan gaji atau bonus tertentu. Padahal karyawan juga turut berperan dalam tercapainya kemajuan dan kesuksesan perusahaan.

Melanjutkan studi

Beberapa orang mungkin tidak berhasil lolos masuk ke perguruan tinggi favoritnya sehingga harus menunggu tahun depannya untuk mencoba lagi dan menghabiskan waktu satu tahun untuk bekerja. Ada juga beberapa orang yang ingin melanjutkan studi tetapi tidak memiliki uang yang cukup sehingga harus bekerja terlebih dahulu selama satu atau beberapa tahun. Alasan-alasan ini membuat orang ingin resign dari tempat mereka bekerja untuk melanjutkan studi. Ini tidak menjadi masalah jika perusahaan mengizinkan karyawannya kuliah sambil bekerja paruh waktu dan kampus mereka berada tidak jauh dari tempat kerja .

Demikianlah beberapa alasan resign atau pengunduran diri pada karyawan. Sebenarnya masih ada alasan-alasan lainnya karena setiap orang memiliki masalah tersendiri dengan tempat kerjanya. yang perlu diperhatikan adalah pikirkan baik-baik sebelum Anda memutuskan untuk resign. Jangan sampai Anda menyesal karena setelah keluar dari pekerjaan, Anda tidak bisa mendapatkan pekerjaan yang lebih baik dari pekerjaan Anda sebelumnya. Jika Anda ingin menjalankan bisnis sendiri, Anda harus berani mengambil resiko jika ternyata bisnis Anda gagal. Jadi berfikirlah realistis, jangan hanya mengandalkan perasaan dan intuisi Anda. Bisa jadi masalahnya dari Anda sendiri bukan dari tempat Anda bekerja.



Subscribe
Notifikasi
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar