Apa Itu Kalimat Berita? Ini Pengertian, Ciri-ciri dan Contohnya

Kalimat berita tidak sama dengan teks berita.

Apa itu kalimat berita? Ketika pertama kali mendengar istilah kalimat berita, seseorang mungkin berpikir mengenai berita di koran, siaran di televisi, atau radio. Mungkin juga ada yang membayangkan seorang reporter yang sedang melaporkan suatu peristiwa dari tempat kejadian perkara.

Meskipun terdapat kata berita pada istilah kalimat berita, kalimat berita tidak sama dengan siaran berita ataupun teks berita. Dalam siaran berita, sang pembawa acara tidak selalu menggunakan kalimat berita. Sang presenter juga menggunakan kalimat tanya, misalnya saat menanyakan kabar kepada pemirsa, atau saat mewawancarai narasumber.

Teks berita juga tidak sama dengan kalimat berita. Teks berita hanya menyajikan fakta yang aktual. Jadi, meskipun suatu kalimat berupa kalimat berita, tetapi jika tidak berupa fakta, maka tidak boleh dijadikan teks berita. Kalimat yang berupa opini misalnya, itu sebenarnya masih dikategorikan sebagai kalimat berita, tetapi kalimat opini tidak bisa dijadikan teks berita.

Untuk itu, penting kiranya bagi kita untuk mengetahui pengertian kalimat berita agar kita tidak salah persepsi dan menyamakan kalimat berita dengan teks berita maupun siaran berita. Kamu bisa membaca postingan ini untuk belajar materi lengkap tentang kalimat berita, baik itu pengertian, ciri-ciri, jenis-jenis, hingga contohnya.

Pengertian Kalimat Berita

Berikut adalah beberapa pengertian kalimat berita menurut beberapa sumber:

Baca Juga:  10 Contoh Kalimat Berpola SPOK

Pengertian Kalimat Berita Menurut Wikibuku

Dalam salah satu artikelnya, pengertian kalimat berita menurut Wikibuku, yakni:

Kalimat berita adalah kalimat yang isinya memberitahukan sesuatu.

Sumber: Wikibuku

Dalam artikel lainnya, Wikibuku juga mendefinisikan kalimat berita sebagai berikut:

Kalimat berita merupakan kalimat yang memberikan atau memaparkan sebuah kejadian/ peristiwa.

Sumber: Wikibuku

Pengertian Kalimat Berita Menurut KBBI

Menurut KBBI, kalimat berita adalah:

Ling kalimat yang isinya memberitakan atau menyatakan sesuatu.

Sumber: KBBI

Adanya label Ling menandakan kalau kalimat berita merupakan istilah dalam bidang linguistik. Berdasarkan definisi di atas, kalimat berita disebut juga dengan kalimat deklaratif/kalimat pernyataan.

Dalam ragam tulis, kalimat berita harus diakhiri dengan tanda baca titik. Sedangkan dalam ragam lisan, kalimat berita bisa ditandai dengan intonasi yang netral.

Ciri-ciri Kalimat Berita

Kalimat berita tentunya memiliki ciri-ciri yang membedakannya dengan jenis kalimat lain. Berikut adalah ciri-ciri kalimat berita:

  • Dalam ragam tertulis, kalimat berita selalu ditandai dengan tanda titik. Jika suatu kalimat diakhiri tanda titik, maka itu adalah kalimat berita. Sebaliknya, jika suatu kalimat diakhiri dengan tanda baca lain selain tanda titik, maka sudah pasti bukan kalimat berita.
  • Dalam ragam lisan, kalimat berita mempunyai intonasi yang netral.
  • Dilihat dari isinya, kalimat berita berisi suatu informasi mengenai suatu kejadian atau peristiwa.
  • Kalimat berita bersifat memberitakan atau menyatakan sesuatu, bukan menanyakan atau memerintah.
  • Disebut juga kalimat deklaratif atau kalimat pernyataan. Jadi, jika suatu kalimat disebut dengan kalimat deklaratif, maka itu sudah pasti kalimat berita.

Jenis-jenis Kalimat Berita

Kalimat Berita Positif dan Negatif

Kalimat berita dapat dibedakan menjadi kalimat berita positif dan kalimat berita negatif. Hal itu dapat dilihat dari ada atau tidaknya penyangkalan, pengingkaran, atau penolakan.

Jika kalimat berita tidak disertai penyangkalan, maka disebut kalimat berita positif. Sedangkan apabila kalimat berita disertai dengan penyangkalan, maka disebut kalimat berita negatif.

Baca Juga:  Sinestesia dan Contohnya

Kalimat berita positif dapat dinegatifkan dengan kata tidak atau kata bukan. Perbedaannya, kata tidak digunakan untuk mengingkari atau menyangkal kalimat berita yang predikatnya berupa kata kerja (verba) dan kata sifat (adjektiva). Sedangkan kata bukan digunakan untuk mengingkari atau menyangkal kalimat berita yang predikatnya berupa kata benda (nomina) dan kata ganti (pronomina).

Bagaimana cara mengetahui suatu kata termasuk verba, adjektiva, nomina, atau pronomina? Caranya, yaitu dengan melihat Kamus Besar Bahasa Indonesia. Dalam kamus, verba ditandai dengan label v, adjektiva ditandai dengan label adj, nomina ditandai dengan label n, dan pronomina ditandai dengan label pron.

Contoh kalimat berita positif yang dapat dinegatifkan dengan kata tidak

Dia tidur di kamar. (kalimat berita positif)
Karena kalimat berita tersebut predikatnya berupa verba (tidur), maka dapat dinegatifkan menggunakan kata tidak, menjadi:
Dia tidak tidur di kamar. (kalimat berita negatif)

Lapangan itu luas. (kalimat berita positif)
Karena kalimat berita tersebut predikatnya berupa adjektiva (luas), maka dapat dinegatifkan menggunakan kata tidak, menjadi:
Lapangan itu tidak luas. (kalimat berita negatif)

Contoh kalimat berita positif yang dapat dinegatifkan dengan kata bukan

Dia teman saya. (kalimat berita positif)
Karena kalimat berita tersebut predikatnya berupa frasa nomina (teman saya), maka dapat dinegatifkan menggunakan kata bukan, menjadi:
Dia bukan teman saya. (kalimat berita negatif)

Caranya begini. (kalimat berita positif)
Karena kalimat berita tersebut predikatnya berupa pronomina (begini), maka dapat dinegatifkan menggunakan kata bukan, menjadi:
Caranya bukan begini. (kalimat berita negatif)

Cara Membuat Kalimat Berita

Cara membuat kalimat berita sebenarnya mudah. Kalimat setidaknya terdiri dari subjek dan predikat. Maka, kita tentukan subjeknya (apa/siapa yang akan kita beritakan/nyatakan), setelah itu kita tentukan predikatnya (perihal apa yang ingin kita beritakan/nyatakan tentang subjek tersebut).

Baca Juga:  Pembuat Resensi Disebut Peresensi

Misalnya, subjeknya adalah aku dan predikatnya bingung, maka rangkai subjek tersebut dengan predikatnya menjadi “aku bingung”. Susunan tersebut masih berupa klausa. Supaya menjadi kalimat, maka klausa tersebut harus diawali huruf kapital dan diakhiri tanda baca. Karena kalimatnya berupa kalimat berita, tanda baca yang digunakan adalah tanda titik. Sehingga hasilnya menjadi:

Aku bingung.

Selesai. Mudah, bukan? Sebenarnya unsur kalimat tidak hanya subjek dan predikat saja. Kamu bisa membuat kalimat berita menggunakan pelengkap, objek, keterangan tempat, dan keterangan waktu.

Contoh kalimat berita yang mengandung pelengkap

Dia mirip artis.

Contoh kalimat berita yang mengandung objek

Dia memasuki ruangan.

Contoh kalimat berita yang mengandung keterangan waktu

Saya belajar tadi malam.

Contoh kalimat berita yang mengandung keterangan tempat

Saya pergi ke toko buku.

Oh iya, kalimat berita tidak harus berupa fakta. Kalimat yang berupa pernyataan atau pendapat pun sebenarnya dikategorikan sebagai kalimat berita.

Contoh kalimat berita yang menjadi pernyataan atau pendapat

Menurut saya, dia cantik.

Saya pikir matematika itu mudah.

Saya kira itu tidak benar.

10 Contoh Kalimat Berita

Supaya kamu lebih memahami apa itu kalimat berita, berikut Admin sediakan 10 contoh kalimat berita:

  1. Matahari terbit dari timur.
  2. Saya akan pergi besok.
  3. Dia orang baik.
  4. Budi bermain bola.
  5. Bu guru sedang berada di kantor.
  6. Roy membelikan pacarnya es krim.
  7. Bu Tejo akan mencalonkan diri sebagai lurah.
  8. Dia temanku.
  9. Saya di sini.
  10. Ayahnya seorang dokter.
Subscribe
Notifikasi
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar