Bagaimana cara menentukan ide pokok paragraf?

Ide pokok merupakan salah pokok bahasan yang kerap diujikan dalam soal-soal bahasa Indonesia. Dari SD hingga perguruan tinggi, dari SBMPTN hingga CPNS, dari olimpiade hingga Ujian Nasional, sudah hampir pasti ada soal tentang ide pokok. Lalu, bagaimana cara menentukan ide pokok paragraf?

Sebelum membahas bagaimana cara menentukan ide pokok paragraf, kamu harus tahu dulu konsep mengenai ide pokok dan juga paragraf.

Paragraf adalah kumpulan dari beberapa kalimat yang membentuk satu kesatuan dan memiliki satu ide pokok. Jadi, dalam satu paragraf sudah pasti mengandung satu ide pokok.

Sebuah paragraf umumnya terdiri dari satu kalimat utama dan beberapa kalimat penjelas. Kalimat utama inilah yang mengandung ide pokok paragraf tersebut. Jadi, sebelum menentukan ide pokok, kamu harus menentukan dulu letak kalimat utama dalam satu paragaf.

Kalimat utama bisa terdapat di awal, di akhir, di awal dan di akhir, atau di seluruh kalimat pada suatu paragraf.

Ide pokok yang terdapat pada kalimat utama yang ada di awal dan di akhir bisa dengan mudah kita tentukan karena sudah disebutkan dengan jelas.

Sedangkan apabila seluruh kalimat pada paragraf, semuanya berupa kalimat utama, maka ide pokoknya tidak disebutkan melainkan hanya tersirat saja.

Namun biasanya, ide pokok paragraf yang kerap diujikan dalam soal-soal bahasa Indonesia biasanya terdapat di awal atau di akhir paragaf. Jarang atau hampir tidak ada soal yang mengujikan ide pokok yang mana seluruh paragrafnya terdiri dari kalimat utama.

Setelah mengetahui konsep mengenai ide pokok dan paragraf. Sekarang, mari kita bahas bagaimana cara menentukan ide pokok paragraf.

Langkah-langkah Menentukan Ide Pokok Paragraf

1. Perhatikan kalimat pertama dan kalimat kedua

Baca dan perhatikan dengan cermat kalimat pertama dan kalimat kedua paragraf. Apakah kalimat kedua menjelaskan kalimat pertama? Jika iya, kita bisa mencurigai kalau kalimat pertama adalah kalimat utama dan kalimat kedua adalah kalimat penjelas.

Baca Juga:  Cerita Berbingkai

Kalimat penjelas biasanya ditandai dengan kata atau frasa tertentu yang bersifat menjelaskan. Misalnya: hal tersebut…., menurutnya…., hal itu…., dan lain-lain. Jika kalimat kedua suatu paragaf terdapat ciri-ciri seperti ini, kemungkinan kalimat pertamanya adalah kalimat utama yang mengandung ide pokok.

2. Perhatikan kalimat terakhir

Perhatikan kalimat terakhir paragraf. Apakah kalimat terakhir memberikan kesimpulan dari pernyataan-penyataan kalimat sebelumnya? Jika iya, kemungkinan kalimat terakhir adalah kalimat utama. Jadi, ide pokoknya terdapat pada kalimat terakhir paragraf tersebut.

Kalimat utama yang berupa kesimpulan biasanya ditandai dengan kata atau frasa tertentu yang bersifat menyimpulkan. Misalnya: sebagai kesimpulan…., kesimpulannya….., dengan demikian….., jadi……, dan lain-lain.

3. Baca seluruh paragraf dan perhatikan kalimat-kalimatnya

Setelah memperhatikan kalimat pertama, kedua, dan terakhir. Kita perlu membaca keseluruhan paragraf untuk memastikan mana kalimat utamanya. Carilah kalimat yang paling umum yang mewakili isi paragraf (biasanya di awal atau di akhir).

4. Tentukan ide pokok yang terdapat pada kalimat utama

Setelah berhasil menemukan kalimat utama, selanjutnya tentukan apa yang dibahas pada kalimat utama. Ubahlah kalimat utama tersebut menjadi beberapa kata saja yang menjadi pokok bahasan kalimat tersebut. Hal yang dibahas pada kalimat utama inilah yang disebut dengan ide pokok.

Jika soal berupa pilihan ganda, carilah pilihan jawaban yang paling menggambarkan pokok bahasan pada kalimat utama.

***

Itulah langkah-langkah bagaimana cara menentukan ide pokok paragraf. Sebenarnya cukup mudah, kita tinggal menganalisis apakah paragraf tersebut deduktif, yakni pernyatan umum yang kemudian dijabarkan dengan beberapa kalimat penjelas; atau induktif, yakni beberapa pernyataan khusus yang diakhiri dengan kesimpulan yang bersifat umum. Setelah itu kita tinggal tentukan ide pokoknya berdasarkan pernyataan atau kesimpulan umum tersebut.

Baca Juga:  Penggunaan Tanda Tanya

Sebenarnya ide pokok bisa saja tersirat pada paragraf yang seluruh kalimatnya berupa kalimat utama, yakni paragraf yang bersifat deskriptif/naratif. Contoh:

Budi selalu bangun pagi setiap hari. Ia selalu merapikan tempat tidurnya dan membantu ibu membersihkan halaman rumah. Di sekolah, dia berangkat paling awal jika ada jadwal piket. Sepulang sekolah, ia pergi ke sawah untuk membantu ayahnya. Pada sore hari, ia pergi mengaji bersama teman-temannya. Pada malam hari, sudah pasti dia belajar di kamarnya.

Pada contoh paragaf di atas, mana kalimat utamanya? Semua kalimat pada paragraf tersebut adalah kalimat utama. Lalu apa ide pokoknya? Ide pokoknya berupa kesimpulan tersirat berdasarkan seluruh kalimat pada paragraf tersebut, yakni: Budi anak yang rajin.

Subscribe
Notifikasi
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar