Beranda » Pengetahuan Umum » Contoh Populasi dan Sampel dalam Kehidupan Sehari-hari

Contoh Populasi dan Sampel dalam Kehidupan Sehari-hari

Kata populasi sering digunakan dalam berbagai bidang keilmuan seperti geografi, biologi, ataupun statistika. Namun, jika kata populasi disandingkan dengan kata sampel biasanya itu digunakan dalam konteks statistika dan digunakan dalam penelitian.

Dalam konteks statistik dan penelitian, populasi adalah sekelompok orang, benda, atau hal yang akan diteliti untuk diambil kesimpulan. Sedangkan sampel adalah sebagian kecil dari populasi yang diambil untuk mewakili keseluruhan populasi tersebut. Jadi, untuk meneliti dan mendapatkan kesimpulan, tidak perlu meneliti keseluruhan populasi melainkan cukup mengambil sampelnya saja.

Pengambilan sampel untuk mewakili populasi ini sering digunakan dalam penelitian. Namun, pengambilan sampel untuk mewakili populasi ini sebenarnya tidak hanya digunakan dalam penelitian ilmiah saja. Melainkan juga digunakan oleh orang-orang biasa dalam kehidupan sehari-hari.

Ada banyak contoh populasi dan sampel yang bisa kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Berikut adalah contoh populasi dan sampel baik baik itu dalam konteks penelitian ilmiah atau bukan.

  1. Ketika membuat teh manis sebanyak satu teko, kita melarutkan gula ke dalam air teh yang ada di teko tersebut. Setelah itu, biasanya kita akan mencicipinya. Dalam hal ini, sampelnya adalah air teh yang kita cicip. Sedangkan populasinya adalah keseluruhan air teh dalam teko. Jadi, kita bisa menyimpulkan tingkat kemanisan air teh yang ada dalam teko hanya dengan mencicipi sampelnya saja.
  2. Seorang penjual kue, menyediakan potongan-potongan kecil kuenya untuk dimakan calon pembeli secara gratis. Potongan kecil kue tersebut adalah sampel, sedangkan populasinya adalah kue yang dijual penjual kue tersebut. Jadi, calon pembeli bisa menyimpulkan bagaimana rasa kue yang dijual, tanpa harus membelinya terlebih dahulu.
  3. Seorang penjual parfum menyediakan sampel dari berbagai jenis parfum yang dijualnya untuk bisa disemprotkan secara gratis oleh calon pembeli. Dalam hal ini, populasinya adalah parfum-parfum yang dijual oleh penjual tersebut. Jadi, pembeli bisa menyimpulkan bagaimana bau parfum yang dijual tanpa harus membelinya terlebih dahulu. Pembeli bisa memilih parfum mana yang akan dibeli yang cocok dengan dirinya.
  4. Seorang peneliti akan meneliti tingkat pencemaran sungai dan meneliti zat-zat berbahaya yang terkandung dalam air sungai tersebut. Peneliti itu mengambil satu botol air sungai untuk dibawa ke laboratorium sebagai sampel. Jadi, populasinya adalah keseluruhan air sungai yang tercemar, sedangkan sampelnya adalah 1 botol air yang dibawa oleh si peneliti.
  5. Seorang mahasiswa sedang melakukan penelitian kepada satu kelas siswa di suatu sekolahan. Mahasiswa tersebut meneliti tingkat pemahaman siswa atas materi yang disampaikan secara daring. Mahasiswa itu mengambil 10 orang anak untuk diwawancarai sebagai sampel penelitian.  Dalam hal ini sampelnya adalah 10 orang anak. Sedangkan populasinya adalah seluruh siswa dalam kelas yang diteliti.
Baca Juga:  Hanoi, Ibu Kota Negara Vietnam

Itulah beberapa contoh populasi dan sampel dalam kehidupan sehari-hari. Sebenarnya orang yang membuat teh manis tidak menggunakan istilah populasi dan sampel ketika membuat teh manis. Sedangkan untuk sampel produk gratis, biasanya penjual dan pembeli tidak menggunakan istilah populasi melainkan hanya istilah sampel saja. Penggunaan istilah populasi dan sampel secara bersamaan biasanya digunakan dalam penelitian seperti pada contoh nomor 4 dan 5. Namun setidaknya contoh populasi dan sampel di atas bisa membuktikan kalau populasi dan sampel sebenarnya sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari hanya saja tidak menggunakan istilah populasi dan sampel.

Subscribe
Notifikasi
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar