Kalimat Transitif adalah kalimat yang predikatnya berupa kata kerja yang membutuhkan objek sehingga kalimat tersebut harus diikuti objek setelah predikatnya. Sedangkan Kalimat intransitif adalah kalimat yang predikatnya berupa kata kerja yang tidak membutuhkan objek sehingga kalimat tersebut tidak diikuti objek setelah predikatnya. Perhatikan contoh berikut:

Toni membawa bingkisan.

Dinda duduk di lantai.

Kalimat “Toni membawa bingkisan.” adalah kalimat transitif karena predikatnya berupa kata kerja yang membutuhkan objek yaitu membawa maka setelah predikat tersebut harus ada objek yaitu bingkisan. Susunan kalimat pada contoh pertama tersebut berpola S-P-O. Sedangkan kalimat “Dinda duduk di lantai” adalah kalimat intransitif karena predikatnya berupa kata kerja yang tidak membutuhkan objek sehingga setelah predikat tersebut tidak diikuti objek. kalimat pada contoh 2 tersebut berpola S-P-K.

Jadi yang perlu kita tekankan di sini adalah predikatnya. Jika predikatnya berupa verba yang membutuhkan objek maka disebut kalimat aktif transitif sedangkan jika predikatnya berupa verba yang tidak membutuhkan objek disebut kalimat intransitif. Verba yang membutuhkan objek disebut verba transitif sedangkan verba yang tidak membutuhkan objek disebut verba intransitif. Kehadiran objek pada suatu kalimat ditentukan oleh jenis predikatnya. Kalimat harus diikuti objek jika predikatnya berupa verba transitif.  Jika predikatnya berupa verba intransitif, kalimat tersebut tidak bisa diikuti objek.

Kaidah di atas berlaku untuk kalimat aktif. Jika kalimatnya berupa kalimat pasif maka tidak dibutuhkan objek. Karena objek hanya ada pada kalimat aktif yang transitif sedangkan pada kalimat aktif intransitif dan kalimat pasif tidak dibutuhkan objek. Perhatikan contoh berikut:

Tikus dimakan kucing.

Kalimat di atas adalah kalimat pasif berpola S-P- Pel. Kalimat pasif adalah kalimat yang predikatnya berupa verba pasif. Verba pasif pada contoh tersebut adalah dimakan, kucing pada kalimat itu sebagai pelengkap sedangkan sebjeknya adalah tikus.

Perhatikan contoh berikut:

Budi bermain catur.

Kalimat di atas merupakan kalimat transitif atau intransitif? Jawabannya adalah kalimat intransitif, sebab predikatnya berupa verba intransitif. Perlu diketahui bahwa awalan ber- berfungsi membentuk kata kerja atau kata sifat. Kata kerja yang dihasilkan berupa verba intransitif. Jadi kata bermain adalah verba intransitif. Kata catur pada kalimat di atas adalah sebagai pelengkap bukan objek. Jadi kalimat pada contoh tersebut memiliki pola S-P-Pel.

Contoh-contoh Kalimat Transitif

  • Doni menulis surat
  • Andri sedang mencuci pakaian.
  • Kucing itu mengejar tikus.
  • Bela menutup pintu.
  • Dita menonton televisi.
  • Dia sudah mempertimbangkan banyak hal.
  • Para siswa sedang mempelajari materi tentang kalimat transitif dan intransitif.
  • Kita perlu melakukan sesuatu.

Contoh-contoh Kalimat Intransitif

  • Akmal sedang mandi.
  • Santoso pergi ke sekolah.
  • Kinar berdiri di depan kelas.
  • Budi bermain layang-layang.
  • Kartika duduk di belakang.
  • Kamalia berangkat tadi pagi.
  • Ayam sudah berkokok.
  • Aku terkesima dengan penampilannya.
  • Mereka tidur di tenda.
Setelah membaca uraian di atas, sudahkan Anda paham apa itu kalimat transitif dan intransitif? Dan bisakah Anda membuat contoh kalimat transitif dan intransitif sendiri? Pasti bisa jika Anda belajar dengan sungguh-sungguh. Apabila ada yang kurang paham dengan materi ini, Anda bisa bertanya lewat kolom komentar.

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *