-nya Dipisah atau Digabung

edutorial id default image

-nya sebenarnya bukan kata juga bukan imbuhan melainkan klitik. Perbedaannya, kata memiliki makna leksikal dan penulisannya harus dipisah, imbuhan tidak memiliki makna leksikal dan penulisannya harus disambung, sedangkan klitik memiliki makna leksikal dan penulisannya harus disambung. Selain itu, ada juga kata yang tidak memiliki makna leksikal dan penulisannya harus dipisah yang disebut dengan partikel.

Meskipun -nya adalah klitik, tetapi PUEBI tidak menyebut -nya sebagai klitik melainkan sebagai kata ganti. Memang sebenarnya, -nya ini adalah varian dari kata ganti dia/ia dan kata ganti benda dalam bentuk klitik. Jadi, tidak salah jika -nya dianggap sebagai kata ganti.

Penulisan klitik adalah dengan disambung dengan kata yang menyertainya. -nya adalah klitik maka penulisannya harus digabung/disambung.

Meskipun PUEBI tidak menyebut -nya sebagai klitik tetapi sebagai kata ganti, tetapi aturan PUEBI juga menyatakan penulisan -ku, -mu, -nya ditulis serangkai dengan kata yang mendahuluinya. Jadi penulisannya digabung.

Contoh:

Benar √Salah ✗
bukunyabuku nya
apanyaapa nya
miliknyamilik nya
mengenalnyamengenal nya
karenanyakarena nya

Khusus untuk kata ganti Tuhan, penulisan -nya harus menggunakan tanda hubung, dan huruf pertamanya menggunakan huruf kapital. Contoh: rahmat-Nya.

Selain itu, tanda hubung juga digunakan untuk penulisan kata ganti -nya dengan singkatan yang berupa huruf kapital. Contoh: KTP-nya, SIM-nya, STNK-nya.

Jadi, penulisan -nya yang benar adalah disambung dan pada kasus tertentu harus dipisah menggunakan tanda hubung.

Baca Juga:  Jenis-jenis Paragraf Berdasarkan Letak Kalimat Utamanya/Pola Penalarannya
Subscribe
Notifikasi
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar