Pengertian dan Contoh Kalimat Majemuk (Kalimat Majemuk Setara)


Perlu diketahui bahwa kalimat itu dibagi menjadi kalimat simpleks, kalimat kompleks, kalimat majemuk, dan kalimat majemuk campuran. Postingan kali ini akan membahas tentang kalimat majemuk.

Kalimat majemuk adalah kalimat yang terdiri dari dua klausa atau lebih yang masing-masing klausa bersifat koordinatif atau kedudukannya setara serta digabung dengan menggunakan konjungsi koordinatif seperti dan, sedangkan, kemudian, dan lain-lain.  Kalimat majemuk disebut juga dengan kalimat majemuk setara. Contoh:

Budi bermain bola, sedangkan adiknya bermain boneka.

Kalimat di atas adalah kalimat majemuk karena terdiri dari dua klausa yaitu:

  • budi bermain bola
  • adiknya bermain boneka

Kedua klausa terebut kedudukannya setara, yakni masing-masing klausa sifatnya bebas bisa berdiri sendiri menjadi sebuah kalimat tanpa terikat dengan kalimat lain. Kedua klausa tersebut digabung dengan menggunakan konjungsi koordinatif yang berupa dan. Karena masing-masing klausa kedudukannya setara maka tidak ada yang disebut induk kalimat atau anak kalimat.

Konjungsi koordinatif yaitu menghubungkan dua atau lebih unsur (termasuk kalimat) yang sama pentingnya atau setara. Kalimat yang dibentuk disebut kalimat majemuk setara. Contoh: dan, serta, atau, tetapi, melainkan, padahal, sedangkan. (Sumber: Wikibooks)

Setelah membaca penjelasan di atas, bisakah kamu membuat contoh kalimat majemuk setara? Berikut kami sajikan beberapa contoh kalimat majemuk setara.

Contoh Kalimat Majemuk

  • Sari pergi ke sekolah, sedangkan ibunya pergi ke pasar.
  • Herman pergi ke luar rumah, tetapi dia tidak membawa paying.
  • Ria bangun tidur kemudian dia mandi.
  • Saya suka menulis dan saya juga suka membaca.
  • Dia tidak jajan padahal dia punya uang banyak.

Catatan: 
Ingat aturan PUEBI (Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia) tentang aturan pemakaian tanda baca berikut!

  • Tanda koma digunakan sebelum konjungsi, seperti tetapi, melainkan, dan sedangkan, dalam kalimat majemuk (setara).
Baca Juga:  Klasifikasi Kalimat Menurut Fungsinya

Contoh:

Saya ingin membeli kamera, tetapi uang saya belum cukup.
Ini bukan milik saya, melainkan milik ayah saya.
Dia membaca cerita pendek, sedangkan adiknya melukis panorama.

  • Tanda titik koma dapat digunakan sebagai pengganti konjungsi untuk memisahkan kalimat setara yang satu dari kalimat setara yang lain di dalam kalimat majemuk.

Contoh:
Hari sudah malam; anak-anak masih membaca buku.
Ayah menyelesaikan pekerjaan; Ibu menulis makalah; Adik membaca cerita pendek.

Subscribe
Notifikasi

0 Comments
Terlama
Terbaru Paling terpilih
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar