Penggunaan Tanda Seru

Admin
Read Time37Seconds
Tanda seru (!) sesuai namanya digunakan untuk ungkapan atau pernyataan yang berupa seruan. Selain itu tanda seru juga digunakan dalam kalimat perintah atau larangan. Ya tanda seru tergolong lebih simpel penggunaannya karena hanya digunakan untuk sedikit kasus dibandingkan dengan tanda titik atau koma yang penggunaannya bervariasi dalam banyak kasus. Untuk lebih jelasnya berikut adalah aturan penggunaan tanda seru sebagaimana menurut Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI).
Tanda seru digunakan untuk mengakhiri ungkapan atau pernyataan yang berupa seruan atau perintah yang menggambarkan kesungguhan, ketidakpercayaan, atau emosi yang kuat.

Contoh:
Alangkah indahnya taman laut di Bunaken!
(menggambarkan kesungguhan)
Mari kita dukung Gerakan Cinta Bahasa Indonesia!
(mengakhiri kalimat ajakan [perintah])
Bayarlah pajak tepat pada waktunya!
(mengakhiri kalimat perintah)
Masa! Dia bersikap seperti itu?
(menggambarkan ketidakpercayaan)
Merdeka!
(menggambarkan emosi yang kuat)
0 0
0 %
Happy
0 %
Sad
0 %
Excited
0 %
Angry
0 %
Surprise
Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Penggunaan Tanda Tanya

Tanda tanya (?) biasa kita gunakan dalam kalimat pertanyaan. Dalam obrolan/komunikasi daring yang tidak baku kita terkadang menjumpai tanda tanya digunakan tanpa disertai kata-kata untuk menggambarkan kebingungan atau rasa bertanya-tanya, begitu pula kita bisa menjumpai kasus tersebut dalam acara TV atau yang lainnya. Dalam hal tulis menulis yang baku, tanda […]