Penggunaan Tanda Titik yang Benar Sesuai PUEBI

Admin
Read Time3 Minutes, 9 Seconds
Berikutadalah aturan/kaidah penggunaan tanda titik (.) yang baik dan benarsesuai Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI).
1.       Tandatitik digunakan di akhir kalimat pernyataan.

Contoh:
Mereka duduk di sana.
Dia akandatang pada pertemuan itu.
2.       Dalamsuatu bagan/ikhtisar/daftar, tanda titik digunakandi belakang angka atau huruf.
Contoh:
a.       Kondisi Kebahasaandi Indonesia
A.      Bahasa Indonesia
1.       Kedudukan
2.       Fungsi
B.      Bahasa Daerah
1.       Kedudukan
2.       Fungsi
C.      Bahasa Asing
1.       Kedudukan
2.       Fungsi
b.       Patokan Umumdan Khusus
1.       Patokan Umum
1.1    Isi Karangan
1.2    Ilustrasi
1.2.1           Gambar Tangan
1.2.2           Tabel
1.2.3           Grafik
2.       Patokan Khusus

Catatan:
(1)   Angkaatau huruf yang sudah bertanda kurung dalam suatuperincian tidak menggunakan tanda titik.
Contoh:
Bahasa Indonesia berkedudukan sebagai
1)      bahasanasional yang berfungsi, antara lain,
a)      lambangkebanggaan nasional,
b)      identitasnasional, dan
c)      alatpemersatu bangsa;
2)      bahasanegara ….
(2)   Tandatitik tidak digunakan pada akhir penomoran digital yang angkanya lebih dari satu.
Contoh:
1.       Patokan Umum
1.1    Isi Karangan
1.2    Ilustrasi
1.2.1           Gambar Tangan
1.2.2           Tabel
1.2.3           Grafik
(3)   Dalamjudul tabel, bagan, grafi, ataugambar, tanda titik tidak digunakan di belakang angka atau angkaterakhir dalam penomoran deret digital yang lebih dari satuangka .
Contoh:
Tabel 1 Kondisi Kebahasaan di Indonesia
Tabel 1.1 KondisiBahasa Daerah di Indonesia
Bagan 2 Struktur Organisasi
Bagan 2.1 Bagian Umum
Grafik 4 Sikap Masyarakat Perkotaan terhadap Bahasa Indonesia
Grafik 4.1 Sikap Masyarakat Berdasarkan Usia
Gambar 1 Gedung Cakrawala
Gambar 1.1 Ruang Rapat
3.       Tandatitik digunakan untuk memisahkan angka jam, menit, dan detik yang menunjukkan waktu atau jangka waktu.
Contoh:
pukul 01.35.20 (pukul 1 lewat 35 menit 20 detik atau pukul1, 35 menit, 20 detik)
01.35.20 jam (1 jam, 35 menit, 20 detik)
00.20.30 jam (20 menit, 30 detik)
00.00.30 jam (30 detik)
4.       Dalamdaftar pustaka, tanda titik digunakandi antara namapenulis, tahun, judul tulisan (yang tidak berakhir dengan tanda tanyaatau tanda seru), dan tempatterbit.
Contoh:
Pusat Bahasa, Departemen Pendidikan Nasional. 2008.
Peta Bahasa di Negara Kesatuan RepublikIndonesia. Jakarta.
Moeliono, Anton M. 1989. KembaraBahasa. Jakarta: Gramedia.
5.       Tandatitik digunakan untuk memisahkan bilangan ribuan atau kelipatannya yang menunjukkan jumlah.
Contoh:
Indonesia memiliki lebih dari 13.000 pulau.
Penduduk kotaitu lebih dari 7.000.000 orang.
Anggaran lembaga itu mencapaiRp225.000.000.000,00.
Catatan:
(1)   Tandatitik tidak digunakan untuk memisahkan bilangan ribuan atau kelipatannyayang tidak menunjukkan jumlah.
Contoh:
Dia lahir pada tahun 1956 di Bandung.
Kata sila terdapat dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia Pusat Bahasa halaman1305.
Nomor rekening panitia seminar adalah 0015645678.
(2)    Tanda titik tidakdigunakan pada akhir judul yang merupakan kepala karangan, ilustrasi, atau tabel.
Contoh:
Acara Kunjungan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
Bentuk dan Kedaulatan (Bab I UUD 1945)
Gambar 3 Alat Ucap Manusia
Tabel 5 Sikap Bahasa Generasi Muda Berdasarkan Pendidikan
(3)   Tandatitik tidak digunakan di belakang alamat penerima/pengirim suratdan tanggal surat.
Misalnya:
Yth. Direktur Taman Ismail Marzuki
Jalan Cikini Raya No. 73
Menteng
Jakarta 10330

Yth.Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Jalan Daksinapati Barat IV
Rawamangun
Jakarta Timur
Indrawati, M.Hum.

Jalan Cempaka II No. 9
Jakarta Timur

21 April 2013

Jakarta, 15 Mei 2013 (tanpa kop surat)
Demikianlahaturan/kaidah penggunaan tanda titik (.) yang baik dan benar menurut Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI).

0 0
0 %
Happy
0 %
Sad
0 %
Excited
0 %
Angry
0 %
Surprise
Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Penggunaan Tanda Koma yang Benar Sesuai PUEBI

Berikutadalah aturan/kaidah penggunaan tanda koma (,) yang baik dan benarsesuai Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI). 1.      Tandakoma digunakan di antara unsur-unsur dalam suatu pemerincianatau pembilangan.Contoh:Telepon seluler, komputer, atau internet bukan barang asinglagi.Buku, majalah, dan jurnaltermasuk sumber kepustakaan.Satu, dua, … tiga! 2.      Tandakoma digunakan sebelum konjungsi, seperti tetapi, melainkan, dan […]