Beranda » Kebahasaan » Penulisan “di antara” Dipisah atau Disambung?

Penulisan “di antara” Dipisah atau Disambung?

Sebenarnya penulisan di yang benar sudah saya bahas pada postingan sebelumnya yaitu: Penulisan “di” yang benar. Postingan ini secara khusus akan membahas penulisan “di antara” yang benar, dipisah atau disambung?

Penulisan “di antara” Dipisah atau Disambung?

Penulisan “di antara” yang benar adalah dipisah, yakni “di antara” bukan “diantara”. Di pada frasa di antara adalah di sebagai kata depan bukan di- sebagai imbuhan. Frasa di antara menunjukkan tempat yakni “berada di tengah dua benda” atau “berada dalam kelompok”.

Jadi, itulah kenapa penulisan di antara harus dipisah. Di pada frasa di antara adalah kata depan yang menandai tempat bukan di- imbuhan pembentuk kata kerja pasif.

Penulisan “Diantarai” Harus Disambung

Jika penulisan di antara harus dipisah, lain halnya dengan penulisan diantarai. Penulisan diantarai harus disambung karena di- pada kata diantarai adalah sebagai imbuhan, lebih tepatnya adalah gabungan (konfiks) di-i. Kata diantarai adalah kata kerja pasif yang dibentuk oleh imbuhan di-i. Kata diantarai adalah bentuk pasif dari kata kerja mengantarai.

Kata diantarai memiliki makna: diberi antara, disekat, dipisahkan dua benda, ditengahi, dilerai, atau dijadikan perantara.

Jadi, penulisan di antara harus dipisah. Sedangkan penulisan diantarai harus disambung.

Baca Juga :  Ciri-ciri Kalimat Efektif dan Pengertiannya, Yuk Kita Pelajari!
Subscribe
Notifikasi
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar