Perbedaan Seni Rupa Murni dan Terapan

Salah satu cabang seni adalah seni rupa. Seni rupa adalah seni yang berupa sesuatu yang bisa dilihat mata. Sesuai namanya seni ini berupa rupa/tampilan.

Keindahan seni rupa dapat dibentuk dari titik, garis, bidang, bentuk, volume, warna, tekstur, dan kecerahan.

Menurut fungsinya seni rupa dikelompokkan menjadi dua, yaitu seni rupa murni dan seni rupa terapan. Apa itu seni rupa murni dan terapan? Apa perbedaan keduanya?

Seni rupa murni adalah seni rupa yang murni bertujuan untuk estetika. Seni rupa murni dibuat semata-mata sebagai ekspresi jiwa dan perasaan pembuatnya. Seni rupa murni dibuat untuk memenuhi kebutuhan psikis peminatnya, yakni untuk dinikmati nilai estetikanya.

Contoh seni rupa murni, yaitu lukisan dan patung. Pembuatan lukisan tentunya bertujuan murni untuk keindahan. Coba kamu pikirkan fungsi lukisan untuk apa? Apakah bisa dipakai? Lukisan dibuat untuk dinikmati keindahannya. Misalnya dibuat pajangan, itu juga untuk dinikmati keindahannya.

Seni rupa terapan adalah seni rupa yang lebih mengutamakan fungsi pakai daripada fungsi keindahannya. Jadi, seni rupa juga mengandung keindahan dan dinikmati keindahannya, tetapi seni rupa terapan mempunyai fungsi lain yang lebih utama, yaitu fungsi pakai. Seni rupa terapan dibuat untuk dipakai, bukan sekadar untuk estetika.

Contoh seni rupa terapan adalah baju batik, permadani, dan lemari. Barang-barang tersebut dibuat dengan indah, baju batik dan permadani dengan motifnya, dan lemari dengan ukirannya. Selain mengandung nilai estetika, barang-barang tersebut dibuat untuk dipakai atau digunakan. Baju batik untuk pakaian, permadani untuk alas lantai, dan lemari untuk menyimpan barang.

Perbedaan Seni Rupa Murni dan Terapan

Berdasarkan pemaparan di atas, perbedaan seni rupa murni dan terapan adalah seni rupa murni lebih mengutamakan keindahannya, sedangkan seni rupa terapan lebih mengutamakan fungsi pakai di samping fungsi keindahannya.

Subscribe
Notifikasi
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar